Berawal dari sebuah kekalahan dalam pertandingan gulat pada saat berumur 6 tahun, membuat seorang puteri kepala tukang kayu bernama Hanazono Hikari bertekad untuk mengalahkan Takashima Kei yang merupakan manusia super sempurna yang menggerakkan perusahaan grup Takashima milik keluarganya. Demi mewujudkan impiannya, Hikari berjuang keras untuk dapat bersekolah di tempat yang sama dengan Kei, dan hasilnya, ia masuk dalam sebuah sekolah elit bernama SMA Hakusenkan dan menjadi salah satu murid unggulan dalam kelas A (dimana kelas Kei berada). Kelas dalam sekolah ini terbagi atas A-F, ini berdasarkan atas prestasi muridnya. Kelas A menjadi kelas terunggul yang biasa disebut sebagai “Special A” atau S.A yaitu kelas terelit diantara yang elit.